ARTIKEL

Cara Bijak Menghadapi Orang dengan Gangguan Mental NPD

Baca 2 menit
Gangguan mental
Good morning exercise
Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan kepribadian yang membuat pengidapnya merasa dirinya lebih penting daripada orang lain dan selalu ingin dikagumi. Mereka umumnya haus pujian, merasa superior, dan kerap merendahkan orang di sekitarnya. Sayangnya, orang dengan NPD sering kali tidak sadar bahwa dirinya mengalami gangguan mental, sehingga sulit diajak berubah.
 
Akibatnya, orang-orang di sekitarnya justru rentan mengalami tekanan mental, terutama jika harus berinteraksi setiap hari. Karena itu, kita perlu mengenali ciri-cirinya sejak awal dan memahami cara bijak menghadapi orang dengan NPD. Di saat yang sama, penting juga mengetahui cara mengatasi stres agar kesehatan mental kita tetap terjaga.
 
Ciri-ciri orang dengan NPD, antara lain merasa diri sendiri superior, egois, arogan, emosional, sombong, menginginkan semua perhatian hanya untuk diri sendiri, haus pujian, tidak peduli dengan orang lain, kerap meremehkan orang lain, perfeksionis, antikritik, menghalalkan banyak cara agar keinginan terpenuhi, dan mengharapkan diperlakukan istimewa oleh orang lain.
 
Orang dengan NPD juga sering berimajinasi tentang kekayaan, kesuksesan, kecantikan, kekuasaan, dan hal-hal lain yang lebih tinggi dibandingkan orang lain. Orang dengan NPD juga sangat pemilih dan hanya mau bergaul atau berinteraksi dengan orang-orang yang sepadan.
 
Mengapa menghadapi orang dengan NPD itu sulit dan justru kita bisa merasa terintimidasi? Apalagi jika orang dengan NPD adalah anggota keluarga atau orang yang ditemui hampir tiap hari.
 
Pertama, karena orang yang mempunyai penyakit gangguan mental NPD tidak merasa dirinya “sakit” dan selalu merasa superior. Karena merasa unggul dan tidak “sakit”, orang dengan NPD akan sulit diarahkan untuk konsultasi ke psikolog.
 
Kedua, orang dengan NPD sering merendahkan orang lain. Jika orang dengan NPD adalah orangtua kita sendiri, sikap meremehkan dan mungkin hinaan dari orangtua sehari-hari selama bertahun-tahun bisa memicu tekanan mental.
 
Ketiga, orang dengan NPD haus akan pujian dan mengharapkan penghormatan, pemujaan, dan rasa cinta berlebih dari orang lain. Sikap ini bisa membuat orang lain merasa tertekan karena harus terus-menerus memuaskan ego orang dengan NPD.
 
Keempat, orang dengan NPD bisa memanfaatkan orang lain demi meraih tujuannya dan mengabaikan kondisi dan perasaan orang lain. Hal ini bisa membuat kerugian pada orang lain dan membuat orang lain tertekan.
 
Lantas, apa yang harus kita lakukan agar kesehatan mental tetap terjaga saat menghadapi orang dengan NPD? Kita bisa melakukan hal-hal berikut ini.

Menerima kondisi

Mempunyai keluarga atau rekan kerja yang mengidap NPD bisa menguras mental. Namun, kita perlu menyadari bahwa kita tidak bisa mengubah sikap orang dengan NPD karena mereka tidak merasa “sakit” dan tidak bisa menerima kritik. Saat mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan, kita perlu menyadari bahwa hal tersebut adalah perilaku umum orang dengan NPD.

Jaga jarak

Tinggal satu atap dengan orang yang memiliki NPD tentu tidak mudah. Karena itu, usahakan untuk membatasi interaksi dengan mereka, terutama saat mereka mulai merendahkan atau memanfaatkan orang lain demi kepentingan diri sendiri. Di saat yang sama, kelilingi diri dengan orang-orang yang membuat kita merasa dihargai. Memiliki support system yang tepat dapat membantu kita tetap kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh kata-kata yang merendahkan.

Tolak dengan tegas

Orang dengan NPD sering kali memanfaatkan orang lain untuk mencapai tujuannya. Jika kita merasa tidak setuju, utarakan dengan jelas penolakan kita. Apalagi jika keinginan mereka bertentangan dengan norma sosial, etika kerja, atau regulasi resmi.

Tetap tenang

Menghadapi orang dengan NPD tidak bisa dilakukan dengan emosi yang tinggi. Wajar jika kita merasa gelisah setiap kali harus berinteraksi dengan mereka. Karena itu, tarik napas dalam-dalam sebelum merespons, dan pelajari cara mengatasi cemas berlebih agar pikiran tetap jernih. Jika mereka mulai melontarkan kata-kata negatif atau merendahkan, cukup abaikan dan segera menjauh tanpa perlu terpancing emosi.
 
Saat menghadapi orang dengan NPD, justru kesehatan mental kita sendiri yang perlu dijaga. Pilihlah sikap yang tepat ketika berhadapan dengan mereka, baik di rumah, tempat kerja, maupun lingkungan sosial. Hal ini menjadi semakin penting jika orang tersebut adalah anggota keluarga sendiri, karena interaksinya terjadi hampir setiap hari dan bisa sangat menguras energi. Di sinilah peran keluarga untuk mental yang sehat menjadi penting, karena dukungan dari anggota keluarga lain dapat membantu kita tetap kuat.
 
Jika tekanan yang dirasakan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.
Referensi:
Honestdocs. Narcissistic Personality Disorder. [Diakses 9 Oktober 2023]
 
My.ClevelendCLinic.ord. Narcissistic Personality Disorder. [Diakses 9 Oktober 2023]
 
Healthdirect.gov.au. Narcissistic Personality Disorder NPD. [Diakses 9 Oktober 2023]
 
KampusPsikologi.com. Narcissistic Personality Disorder. [Diakses 9 Oktober 2023]
 
Sehatq. Gangguan Kepribadian Narsisistik. [Diakses 9 Oktober 2023]

Anda mungkin juga tertarik dengan